Tag Archives: Proteksi penghasilan

Mencegah Pencari Nafkah Dari Impoten Finansial dengan Asuransi

frustasiImpoten, sebuah kata yang sangat dihindari oleh para lelaki, terutama para suami. Impoten mengakibatkan frustasi, membuat yang berdaya menjadi tidak berdaya dan yang harmonis menjadi tidak harmonis. Namun, artikel ini tak akan membahas tentang impoten kelelakian, tetapi impoten finansial. Kewajiban seorang suami adalah memberikan nafkah kepada keluarga. Artinya seorang suami bertanggung jawab sebagai pencari nafkah dalam keluarganya.

Akan tetapi, dalam hidup ada banyak risiko yang berpotensi membuat pencari nafkah mengalami impoten finansial. Apa sajakah itu? Ya, tidak jauh dari hal-hal di bawah ini: Baca lebih lanjut

Iklan

Asuransi Apa yang Anda Butuhkan?

insurance puzzleAsuransi sesuai arti harfiahnya adalah perlindungan atau proteksi, yaitu perlindungan dari kejadian yang tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan butuh biaya besar atau memiliki dampak keuangan yang besar.

Jika kejadian itu diinginkan, seperti melahirkan anak, pendidikan, perjalanan ibadah, dan pensiun, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau investasi.

Jika waktu kejadiannya dapat diketahui atau dapat direncanakan, seperti pendidikan, perjalanan ibadah, dan pensiun, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau investasi.

Jika kejadian itu tidak butuh biaya besar, seperti rawat jalan, rawat gigi, dan melahirkan, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau dana darurat.

Baca juga:

Hal-hal yang Sebaiknya Dipersiapkan Bukan Melalui Asuransi

Jadi, asuransi apa yang dibutuhkan oleh semua orang? Baca lebih lanjut

Asuransi Di Usia 40 Tahun

Life begin at 40Ada apa dengan Usia 40 Tahun?

Anda pasti pernah mendengar kata pepatah terkenal yang berbunyi hidup baru dimulai pada usia 40 tahun. Usia 40 tahun memang unik dan sering dimaknai berbeda dengan usia lainnya. Pertanyaan ini semakin mengemuka ketika dapatkan fakta bahwa usia Nabi Muhammad SAW saat diutus adalah 40 tahun. Tentu ini bukanlah sebuah kebetulan yang tanpa makna. 40 tahun merupakan suatu fase usia yang disebut secara khusus dalam Al-Qur’an di Al-Ahqaaf:15, yang artinya

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orangtuanya, ibunya yang mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah pula. Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. Sehingga apabila Ia dewasa dan umurnya sampai 40 tahun Ia berdoa “ Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shaleh yang engkau ridhai: Berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang orang yang berserah diri. “ (QS. Al-Ahqaaf:15).

Di banyak negara dan instansi usia 40 tahun menjadi persyaratan untuk menduduki jabatan tertentu yang strategis. Seperti kepala negara, direktur dan sebagainya. Masyarakat sendiri baru cenderung mengakui prestasi seseorang secara mantap tatkala orang itu berusia 40 tahun. Presiden Soekarno menjadi presiden pada usia 44 tahun, Soeharto menjadi presiden saat 46 tahun, John F Kennedy 44 tahun, Bill Clinton 46 tahun, Toni Blair menjadi Perdana Menteri Inggris juga pada usia 44 tahun. Baca lebih lanjut

Selalu Cek Polis Asuransi Anda. Jangan Sampai Lapse!

asuransi dan gaya hidupDua Kasus Polis Lapse

Dua bulan berturut-turut (Agustus dan September 2015), dua kawan saya meninggal dunia kena serangan jantung. Dua-duanya masih muda. Yang pertama seorang pria umur 30 tahun, masih bujangan dan gagah. Dia punya seorang ayah yang lumpuh karena stroke dan seorang ibu yang masih harus bekerja, dan tentu saja dia pun merupakan tulang punggung bagi keluarganya. Dia pernah tiga kali membuka polis, dua di antaranya dengan UP 1 miliar, sedangkan yang satu lagi UP hanya 150 juta. Ketika dia meninggal dunia, polis yang aktif hanyalah yang UP-nya paling kecil itu, yang lainnya lapse.

Yang satu lagi seorang pria umur 38 tahun, memiliki istri seorang ibu rumah tangga dan satu anak umur 6 tahun. Dia pernah punya polis dengan UP di atas 1 miliar. Tapi ketika dia meninggal dunia, polisnya dalam kondisi lapse (batal, tidak aktif), sehingga hilanglah kesempatan yang ia miliki untuk memberikan kepada anak-istrinya warisan 1 Miliar.

Sungguh disayangkan.

Alasan yang muncul ketika mereka membiarkan polisnya lapse adalah kesulitan keuangan. Dalam arti ada kebutuhan lain yang menurut mereka lebih prioritas untuk dipenuhi dan tidak bisa ditinggalkan.

Tapi justru dengan adanya musibah yang mendadak ini, keluarga mereka tiba-tiba terjatuh dalam kondisi keuangan yang jauh lebih menyulitkan. Pencari nafkah meninggal, hilanglah sumber penghasilan. Tidak akan mudah untuk menemukan pengganti yang sepadan. Baca lebih lanjut

Ayo Kerja. Ayo Proteksi Hasil Kerja Kita. Merdeka!!

70 tahun Indonesia MerdekaPada perayaan kemerdekaan negeri kita saat ini, pemerintah mengeluarkan logo 70 Tahun Indonesia Merdeka.  Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, cukup menarik. Karena ada perubahan yang tampak. Satu hal yang menarik perhatian yaitu adanya jargon “Ayo Kerja” pada logo tersebut. Ya, tentunya “Ayo Kerja” ini dalam lingkup yang luas dan positif. Bagaimana meningkatkan lagi etos kerja, meningkatkan lagi kesejahteraan dengan bekerja, dan seterusnya. Sangat bagus sekali jargon ini untuk kemajuan kita semua.

Kami mencoba melihat jargon “Ayo Kerja” ini dari sisi perencanaan keuangan keluarga. Ya, setiap keluarga pasti menginginkan sebuah kemajuan, sebuah perubahan ke arah kebaikan. Ingin semakin sejahtera. Caranya yaitu dengan bekerja untuk mendapat penghasilan yang halal. Namun, dalam hidup ini, ada juga resiko yang harus dihadapi.  Dan tentunya kita harus melakukan persiapan dan perencanaan untuk menghadapinya. Dalam hal perencanaan keuangan keluarga, penyempurna ikhtiar kita adalah dengan berasuransi untuk memproteksi penghasilan kita. Dengan perencanaan yang matang, dengan proteksi yang optimal, kita akan siap menghadapi masa mendatang untuk kesejahteraan yang lebih baik.

Kami dari agenasuransisyariah.com mengucapkan “Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-70”.  Ayo Kerja. Ayo Proteksi Hasil Kerja Kita. Merdeka!!