Tag Archives: Prioritas asuransi

4 Risiko Hidup yang Membutuhkan Asuransi

Apa itu RSCM? Ini bukan nama rumah sakit terkenal itu. RSCM berarti singkatan dari Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, dan Meninggal dunia. Empat kejadian ini membutuhkan asuransi untuk menangani dampak keuangannya.

  1. Rawat inap. Termasuk ke sini adalah operasi atau pembedahan. Sakit jika belum sampai harus rawat inap atau pembedahan, belum membutuhkan biaya besar jadi masih bisa ditanggung sendiri.
  2. Sakit kritis. Punya asuransi utk rawat inap saja tidak akan cukup jika kejadiannya penyakit kritis, yaitu golongan penyakit berat dan berbiaya besar seperti kanker, jantung koroner, stroke, gagal ginjal, tumor otak. Sakit kritis pun dapat menimbulkan hilangnya kemampuan bekerja, padahal biaya hidup harus terus dipenuhi.
  3. Cacat tetap. Cacat tetap dapat disebabkan sakit atau kecelakaan, dan akibatnya menimbulkan hilangnya kemampuan produktif, padahal biaya hidup terus berjalan.
  4. Meninggal dunia. Jika terjadi pada pencari nafkah dalam keluarga, maka keluarga tsb akan kehilangan sumber penghasilan. Dan terjadi pada siapa pun, minimal butuh uang utk biaya pemakaman serta tradisi budaya/agama yang menyertainya.

Mengapa RSCM? Karena empat kejadian ini memiliki 3 kesamaan sekaligus, yaitu:

  1. Kejadiannya TIDAK DIINGINKAN;
  2. Waktunya TIDAK DAPAT DIKETAHUI;
  3. Butuh BIAYA BESAR.

Itulah tiga kriteria dibutuhkannya asuransi. Baca lebih lanjut

Iklan

Asuransi Apa yang Anda Butuhkan?

insurance puzzleAsuransi sesuai arti harfiahnya adalah perlindungan atau proteksi, yaitu perlindungan dari kejadian yang tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan butuh biaya besar atau memiliki dampak keuangan yang besar.

Jika kejadian itu diinginkan, seperti melahirkan anak, pendidikan, perjalanan ibadah, dan pensiun, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau investasi.

Jika waktu kejadiannya dapat diketahui atau dapat direncanakan, seperti pendidikan, perjalanan ibadah, dan pensiun, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau investasi.

Jika kejadian itu tidak butuh biaya besar, seperti rawat jalan, rawat gigi, dan melahirkan, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau dana darurat.

Baca juga:

Hal-hal yang Sebaiknya Dipersiapkan Bukan Melalui Asuransi

Jadi, asuransi apa yang dibutuhkan oleh semua orang? Baca lebih lanjut

Harga Sebuah Penundaan

demi-waktuCerita berikut adalah sebuah kejadian nyata yang bisa menyadarkan diri kita akan pentingnya proteksi asuransi bagi keluarga kita tercinta dan segera mengambil keputusan serta tidak menunda dengan alasan apa pun itu demi yang kita sayangi.

Bulan April ini saya mendapatkan dua kabar yang mengejutkan dan cukup menakutkan. Kabar pertama, calon nasabah saya meninggal dunia sebelum bertemu dengan saya untuk mendaftar asuransi. Kabar kedua, nasabah saya yang sudah mendaftar asuransi meninggal dunia sebelum polisnya disetujui. Dua-duanya adalah kepala keluarga.

Apa yang bisa saya lakukan? Saya hanya bisa mengucapkan turut berdukacita, tidak lebih dari itu.

Tentang Kabar Pertama

Calon nasabah saya ini seorang pria umur 53 tahun, tinggal di Jakarta Selatan. Istrinya sudah membuka polis Tapro Allisya Protection Plus sejak akhir 2014 dengan fokus manfaat pada askes rawat inap. Pada awal akhir Maret 2015, dua anaknya menyusul didaftarkan, juga dengan fokus manfaat rawat inap. Baca lebih lanjut

Asuransi Rawat Jalan, Perlukah?

Punya asuransi rawat jalan itu enak. Datang ke dokter sebentar periksa sekadar pilek atau bisul, bayar trus pulang. Atau bayar dulu pake duit sendiri/kartu kredit, nanti minta ganti dengan cara dirembes (reimburse)

Tapi asuransi bukan untuk cari enak. Asuransi itu tujuannya untuk mendapatkan perlindungan. Perlindungan dari apa? Perlindungan dari hal-hal yang tidak sanggup kita tanggung, atau akan terasa berat jika kita menanggungnya sendirian.

Pertanyaannya: apakah anda sanggup membayar sendiri biaya periksa dokter plus obat untuk sakit semacam pilek dan bisul?

Jika anda sanggup, berarti tak usahlah pake asuransi.

Jika tidak sanggup, anda bisa memanfaatkan program pemerintah semacam BPJS Kesehatan

Beres.

Inti Tulisan Ini

  • Asuransi rawat jalan itu TIDAK PERLU.
  • Jika anda sudah memilikinya dari kantor, bersyukurlah, karena kalau beli sendiri askes rawat jalan lewat asuransi swasta, preminya mahal. Karena harus ambil plan rawat inap juga, 1 paket.
  • Biaya berobat jalan tidaklah besar, pake duit sendiri pun bisa dan tidak akan bikin bangkrut.

Baca lebih lanjut

Hal-Hal Yang Sebaiknya Dipersiapkan Bukan Lewat Asuransi

Sadar asuransi itu baik, tapi tidak setiap hal memerlukan asuransi.

Artikel ini berisi rangkuman pendapat saya mengenai jenis-jenis asuransi yang sering ditanyakan orang kepada saya, yaitu asuransi yang menanggung rawat jalan, rawat gigi, persalinan, pendidikan, dan pensiun. Semua hal itu, menurut saya, tidak memerlukan asuransi dan sebaiknya dipersiapkan dengan cara lain. Mengapa?

Alasannya dapat disimpulkan dalam empat kalimat:

  1. Untuk hal-hal yang dampak keuangannya MASIH SANGGUP KITA TANGGUNG, kita tidak memerlukan asuransi.
  2. Untuk hal-hal yang BUKAN MUSIBAH, jelas bukan ranahnya asuransi.
  3. Untuk hal-hal yang WAKTUNYA DAPAT DIKETAHUI, solusinya bukan asuransi.
  4. Untuk asuransi yang PREMINYA SANGAT MAHAL, mendingan tidak usah kita beli.

Baca lebih lanjut