Tag Archives: Keunggulan unit-link

Allianz Menawarkan Konsep Kebutuhan Proteksi Bukan Ilustrasi Investasi

proteksi-di-unit-link

Begitu banyak sekali perusahaan asuransi yang ada di Indonesia  dengan berbagai macam produk dan keunggulannya, sehingga membuat calon nasabah bingung dalam memilih proteksi yang sesuai dengan kebutuhannya. Dan produk yang paling laku di pasar saat ini adalah asuransi unit link. Entah mengapa unit link laku terjual di pasaran? Mungkin hal ini disebabkan oleh sebagian para tenaga pemasar asuransi  yang begitu gencar mempromosikan hasil investasi pada sebuah ilustrasi yang mereka tawarkan, sehingga  membuat tertarik para calon nasabah untuk membeli asuransi unit link, dengan alasan uang premi yang disetorkan tidak hangus dan  akan kembali modal (Break Event Point) dalam 10 tahun atau 20 tahun. Atau mungkin juga karena karakter kebanyakan orang di masyarakat kita yang tidak ingin rugi dalam berasuransi.

Mengapa Allianz?

Allianz banyak mengajarkan saya bahwa asuransi sebenarnya adalah sebuah proteksi bukan investasi. Baca lebih lanjut

Iklan

Mengenal Unit-Link dan Perbedaannya dengan Asuransi Tradisional

Pengertian Unit-link

Secara sederhana, unit-link adalah asuransi jiwa yang ditautkan (linked) dengan investasi. Asuransi jiwanya berbentuk YRT (Yearly Renewable Term, asuransi jiwa berjangka tahunan yang memiliki garansi perpanjangan), sedangkan investasinya berbentuk reksadana (kumpulan dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi).

Manfaat asuransi unit-link terdiri dari manfaat dasar dan manfaat tambahan (rider). Manfaat dasarnya memberikan sejumlah uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam masa perlindungan, biasanya hingga seumur hidup (usia 99-100 tahun). Ridernya bermacam-macam, antara lain meliputi perlindungan dari cacat tetap (akibat sakit ataupun kecelakaan, cacat sebagian hingga cacat total), penyakit kritis, rawat inap, dan pembebasan premi.

Investasi unit-link disalurkan ke dalam instrumen investasi berbentuk reksadana. Reksadana adalah kumpulan dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi. Dana pada reksadana dikelompokkan berdasarkan tingkat risiko dan potensi keuntungannya.

unitlink

Perbedaan Unit-link dengan Asuransi Tradisional

Produk asuransi tradisional ada tiga jenis. Term-life, whole-life, dan endowment. Term-life adalah asuransi jiwa berjangka tanpa nilai tunai. Whole-life adalah asuransi jiwa seumur hidup dengan nilai tunai yang tidak terlalu besar. Endowment adalah asuransi jiwa berjangka dengan titik tekan pada nilai tunai. Untuk uang pertanggungan yang sama, premi term-life lebih murah daripada whole-life, dan premi whole-life lebih murah daripada endowment.

Seperti halnya unit-link, asuransi tradisional juga menyediakan manfaat dasar dan sejumlah manfaat tambahan (rider). Hanya saja, dalam dekade terakhir ini asuransi tradisional kurang mendapat perhatian karena hampir semua perusahaan asuransi fokus pada pengembangan unit-link.

Term-life vs Unit-link Baca lebih lanjut

Panduan Cara Membandingkan Produk Asuransi Unit-link

apples

Ketika anda tengah mencari asuransi, mungkin anda membutuhkan perbandingan antara satu produk asuransi dengan produk lainnya dari perusahaan yang berbeda, sebelum memutuskan mau memilih yang mana.

Artikel ini memberikan panduan mengenai cara membandingkan produk asuransi jenis unit-link. Secara umum, perbandingan produk unit-link dapat dilakukan dengan melihat 4 aspek, yaitu besaran premi dan manfaat, proyeksi nilai investasi, biaya-biaya polis, dan fitur manfaat asuransi secara detail.

  1. Besaran Premi dan Manfaat Asuransi

Berapa premi dan berapa manfaat asuransinya, inilah hal pertama yang paling mudah dilihat ketika membandingkan ilustrasi produk unit-link. Misalnya, dengan premi 1 juta per bulan, manfaatnya apa saja, UP atau uang pertanggungan jiwanya berapa, UP kecelakaan berapa, UP cacat tetap total berapa, UP sakit kritis berapa, rawat inap rumah sakit plan kamar berapa, ada manfaat bebas premi atau tidak, dan sebagainya.

Dalam membandingkan beberapa produk, manfaat asuransinya harus sejenis supaya bisa dibandingkan. Jika di ilustrasi unit-link A ada manfaat UP jiwa, kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, dan pembebasan premi, maka di ilustrasi unit-link B dan C dan D pun sama. Jika di unit-link A ditawarkan manfaat rumah sakit, maka di ilustrasi lain pun serupa. Jika di proposal A ada manfaat rawat inap, lalu anda membandingkan dengan proposal B yang tidak ada manfaat rawat inap, maka itu perbandingan yang tidak setara. Perhatikan juga komposisi preminya, antara premi dasar dan premi top-up. Nilai antara yang diperbandingkan juga harus sama.

Tentunya setiap orang akan cenderung memilih produk yang memberikan manfaat asuransi lebih besar dengan premi yang sama, atau premi yang lebih rendah dengan manfaat yang sama. Baca lebih lanjut