Tag Archives: dana pendidikan

Perbandingan Komposisi Ilustrasi Asuransi Pendidikan

Sumber: google.co.id

Sumber: google.co.id

Sebelum membahas lebih lanjut, alangkah baiknya bisa baca-baca terlebih dahulu beberapa artikel berikut:

Lindungi Rancangan dan Persiapan Dana Pendidikan Anak Anda

Tips Merancang dan Mempersiapkan Dana Pendidikan Si Buah Hati

Yuk Siapkan Proteksi Dana Pendidikan dengan Tapro Allisya

Yuk mari kita mulai mempelajari ilustrasi tapro dengan tujuan mempersiapkan dana pendidikan anak.

ILUSTRASI 1. Baca lebih lanjut

Iklan

Buat yang punya atau lagi nyari Asuransi Pendidikan Anak, wajib baca ini!!

anak dan dana pendidikanSelamat siang sahabat2ku,

Saya mau share pengalaman saya pagi ini.  Saya lagi nongkrong makan Bakmi Toram di Tegal alur – Cengkareng. Tiba2 datang satu Ncik2 nawarin saya gorengan, dengan wajah memelas dia memohon untuk membeli dagangannya.  Singkat cerita, kita ngobrol.  Si Ncik ini bercerita ttg kesehariannya yang sungguh berat.  Tiap hari dia bangun jam 2 pagi bikin gorengan, kemudian keliling menitipkan gorengannya ke sekolah2, dilanjutkan berkeliling ke pasar dan tempat makan sekitar Palem – Citra.

Suaminya setahun yg lalu terkena stroke, terbaring di tempat tidur.  Sedangkan anak2nya umur 4 dan 7 tahun, masih butuh biaya sekolah.  Saya sempat bertanya apakah dulu suaminya tidak ambil asuransi. Dia bilang Suaminya ada ambil asuransi pendidikan untuk anak2, yg mana sekarang duitnya pun sudah keambil utk berobat suaminya. Andaikata suaminya dulu ambil asuransi untuk dirinya sendiri, mungkin sekarang gak terlalu susah begini. Baca lebih lanjut

6 Kesalahan Keuangan Yang Dilakukan Orangtua Baru

new familySaat pasangan memutuskan untuk memiliki anak, artinya mereka sudah sadar konsekuensi yang akan didapat terutama dalam hal keuangan. Sayangnya para orangtua baru sering melakukan enam kesalahan keuangan berikut ini.

Saat baru memiliki bayi, Anda dan pasangan tentu tengah dilimpahi kebahagiaan. Perhatian Anda dan suami juga seringkali hanya fokus pada kebutuhan utamanya, seperti susu, pakaian, popok dan makanannya.

Dengan segala kesibukan dalam mengurus bayi itu, Anda dan suami pun jadi melupakan kalau si kecil juga perlu dipikirkan perencanaan keuangannya. Kenapa perencanaan keuangan ini penting dipikirkan sejak dini, agar masa depan anak nantinya lebih terjamin.

Sayangnya tidak sedikit orangtua yang melakukan kesalahan keuangan saat baru memiliki bayi. Berikut enam kesalahan itu seperti dikutip dari MSN:

1. Tidak Punya Asuransi Jiwa

Ketika Anda dan pasangan menjadi orangtua, memiliki asuransi jiwa sangat diperlukan. “Jika salah seorang dari Anda meninggal, Anda harus memastikan kebutuhan yang ditinggalkan tetap bisa terpenuhi,” ujar ahli perencanaan keuangan asal California, Lynn Ballou. Baca lebih lanjut

Hal-Hal Yang Sebaiknya Dipersiapkan Bukan Lewat Asuransi

Sadar asuransi itu baik, tapi tidak setiap hal memerlukan asuransi.

Artikel ini berisi rangkuman pendapat saya mengenai jenis-jenis asuransi yang sering ditanyakan orang kepada saya, yaitu asuransi yang menanggung rawat jalan, rawat gigi, persalinan, pendidikan, dan pensiun. Semua hal itu, menurut saya, tidak memerlukan asuransi dan sebaiknya dipersiapkan dengan cara lain. Mengapa?

Alasannya dapat disimpulkan dalam empat kalimat:

  1. Untuk hal-hal yang dampak keuangannya MASIH SANGGUP KITA TANGGUNG, kita tidak memerlukan asuransi.
  2. Untuk hal-hal yang BUKAN MUSIBAH, jelas bukan ranahnya asuransi.
  3. Untuk hal-hal yang WAKTUNYA DAPAT DIKETAHUI, solusinya bukan asuransi.
  4. Untuk asuransi yang PREMINYA SANGAT MAHAL, mendingan tidak usah kita beli.

Baca lebih lanjut

Lindungi Rancangan Dana Pendidikan Buah Hati Anda

Banyak yang nanya, “ada produk asuransi pendidikan?”. Saya jawab ada, tapi begitu dikasih ilustrasi malah bingung, kok gak ada tabel manfaat tahapan masuk sekolah ketika terjadi resiko meninggal dunia? Adanya Uang Santunan atau Uang Pertanggungan yang cukup besar. Ya, mungkin selama ini banyak masyarakat yang terbiasa dengan produk asuransi pendidikan daripada asuransi jiwa yang memberikan proteksi cukup besar. Sebenarnya sangat bagus ketika ada orang tua yang mencari asuransi pendidikan, karena setidaknya sudah ada kesadaran bahwa dana pendidikan harus disiapkan jauh-jauh hari plus ada proteksi jika terjadi “apa-apa” terhadap orang tua. Tapi ada hal-hal yang perlu dipikirkan ulang mengenai manfaat asuransi pendidikan.

Mari sama-sama kita membaca beberapa skenario berikut:

1. Skenario Buruk

A. Skenario Buruk Pertama

Jika seorang ayah atau siapapun yang jadi tulang punggung keluarga hanya mengambil asuransi pendidikan tanpa asuransi jiwa tambahan, lalu tanpa dikehendaki terjadi resiko kehilangan kemampuan mencari penghasilan (karena meninggal dunia, cacat total atau penyakit kritis). Apakah anaknya akan atau masih bisa sekolah? Jawabnya bisa ya bisa tidak. Ya, karena dengan adanya asuransi pendidikan, maka akan ada manfaat santunan plus dana tahapan saat akan masuk sekolah. Dengan catatan, pandai mengatur uang santunan yang telah diberikan. Tidak, karena kemungkinan besar biaya hidup yang selama ini di peroleh dari gaji bulanan sang ayah tidak bisa dicukupi oleh uang santunan yang ada karena faktor inflasi atau kenaikan harga. Bahkan jika kurang pandai mengatur keuangan, dana yang ada di rekening asuransi pendidikan pun bisa jadi terpakai untuk biaya hidup.

B. Skenario Buruk Kedua

Jika seorang ayah atau siapapun yang menjadi tulang punggung keluarga mengambil hanya asuransi jiwa (dengan tambahan cacat total & penyakit kritis) tanpa asuransi pendidikan, kemudian di tengah jalan dia kehilangan kemampuan mencari penghasilan (karena meninggal dunia, cacat total atau penyakit kritis). Apakah anaknya akan atau masih bisa sekolah? Kemungkinan sangat besar bisa. Karena ada uang pertanggungan yang besar dari asuransi jiwa (yang telah dihitung berapa besaran uang pertanggungannya) yang dapat di gunakan untuk biaya hidup juga biaya pendidikan.

2. Skenario Baik

A. Skenario Baik Pertama

Jika seorang ayah atau siapapun yang menjadi tulang punggung keluarga mengambil asuransi pendidikan tanpa asuransi jiwa tambahan, dan dia dalam keadaan selalu sehat. Apakah anaknya akan atau masih bisa sekolah? Ya, karena ada dana yang telah di persiapkan untuk pendidikannya. Dengan catatan dana tersebut cukup, tanpa melihat faktor kenaikan uang pangkal masuk sekolah tiap tahun

B. Skenario Baik Kedua

Jika seorang ayah atau siapapun yang menjadi tulang punggung keluarga mengambil asuransi jiwa saja tanpa asuransi pendidikan, dan dia dalam keadaan selalu sehat. Apakah anaknya akan atau masih bisa sekolah? Ya, karena sang pencari nafkah masih mampu bekerja untuk mencari uang dan merasa tenang karena sudah punya proteksi asuransi jiwa.

Berikut kesimpulan yang dapat di ambil dari skenario-skenario di atas:

1. Asuransi jiwa mempunyai kelebihan untuk menutupi kekurangan yang ada pada asuransi pendidikan
2. Tentunya mempersiapkan kedua-duanya, asuransi jiwa dan pendidikan, akan lebih baik.
3. Mempersiapkan biaya pendidikan tidak harus lewat produk asuransi
4. Orang tua zaman dahulu melakukannya dengan memelihara ternak, membeli tanah dan sawah, hingga menyimpan emas.
5. Orang tua sekarang pun bisa melakukan hal serupa dengan tambahan berupa deposito, tabungan pendidikan, reksadana hingga saham dan emas batangan.
6. Dalam produk asuransi jiwa berjenis unit link pun bisa di tambahkan sejumlah dana untuk persiapan pendidikan dengan cara memperbesar top up reguler (premi untuk tabungan/investasi).

Artikel-artikel lain yang berhubungan dengan asuransi pendidikan:

Demikian.

Salam

M.Ibnu Setiawan

085726127497 | m.ibnu.setiawan@gmail.com