Tag Archives: asuransi bukan investasi

Ambil Asuransi Unit Link untuk investasi? Untuk Dana Pendidikan, Pensiun, Naik Haji?? Dipikir ulang deh..

insurance+investment

Banyak agen asuransi menawarkan produk unit-link dengan iming-iming investasi. Tahun kesekian dapat uang sekian, uangnya bisa dipakai untuk pendidikan anak, bisa dipakai pensiun, bisa untuk naik haji, dsb.

Benarkah demikian? Belum tentu. Belum tentu berarti: bisa jadi ya, bisa jadi tidak. Kenyataannya akan tergantung banyak hal. Dengan kata lain, investasi itu tidak dijamin.

Dan terkait dengan pekerjaan sebagai agen asuransi, menjual sesuatu yang tidak dijamin itu akan tidak menenangkan. Padahal asuransi itu sendiri sesuai pengertian harfiahnya adalah proteksi, perlindungan, atau jaminan. Jadi, agen asuransi mestinya menjual sesuatu yang bisa memberikan perlindungan bagi nasabahnya. Baca lebih lanjut

Iklan

Selamat Hari Asuransi Nasional. Ingat Ya.. Asuransi Itu Proteksi, Bukan Investasi.

logo-mari-berasuransiSelamat Hari Asuransi Nasional :-). Mungkin dari kita hanya beberapa saja yang tahu bahwa hari ini tanggal 18 Oktober adalah Hari Asuransi Nasional. Nah di artikel ini kita tidak akan membahas sejarah asuransi atau yang berhubungan dengan hari asuransi nasional. Akan tetapi mari kita bahas tentang si asuransi itu sendiri. Karena inilah yang paling penting, mengembalikan fungsi asuransi, yaitu: Asuransi itu Proteksi, Bukan Investasi. Selamat membaca 🙂

Asuransi itu proteksi, bukan investasi. Membeli produk asuransi mestinya diniatkan untuk tujuan memperoleh proteksi atau perlindungan dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Bahkan walaupun produk asuransi yang diambil itu jenisnya unit-link (asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi), niat utamanya tetap proteksi, bukan investasi. Baca lebih lanjut

Asuransi = PROTEKSI, bukan cari untung, bukan investasi!

foto-personal-trainerSungguh pilu saya mendengar cerita ini..

Minggu lalu saya sharing dengan seorang BP saya yang juga ber-profesi sebagai Personal Trainer Professional. Singkat cerita, dia cerita tentang kisah temannya, seorang marketing in-house untuk Gym di tempat dia bekerja.

Pada tahun 2014, wanita berusia 28 tahun ini terdiagnosa Kanker Otak stadium 2, saking tidak percaya sama analisa dokter, check-up ke Singapore pun dilakukan dan malah dinyatakan Kanker Otak stadium 3. Wow … Untuk biaya treatment awal bisa dilakukan dengan tarif lebih dari Rp. 100.000.000, karena berat biaya dia pun memutuskan untuk pulang kembali ke Indonesia dan lanjut bekerja seperti biasa, apa boleh buat?

Sangat menyedihkan, namun bagian cerita berikut ini yang buat hati saya makin tenggelam pilu… Baca lebih lanjut