Tag Archives: Askes

Tips Ampuh dan 6 Alasan untuk Menolak Agen Asuransi

Say No

Anda dikejar-kejar agen asuransi? Bagaimana Tips untuk Menolaknya?

Inilah 6 alasan favourite ketika Anda ingin menolak seorang agen asuransi :

1. Saya tidak ada uang
Anda harus tahu bahwa rekening asuransi itu adalah rekening AJAIB, yang bisa membantu menyelesaikan tagihan saat Anda sakit kritis dan cacat tetap atau meninggal, karena tunjangannya asli ada dan nyata.

2. Saya tidak butuh asuransi  Baca lebih lanjut

Iklan

Inner Limit dan Yearly Limit dalam Asuransi Kesehatan Cashless

kartu askesSetelah sebelumnya kita membahas Jenis Asuransi Kesehatan dalam artikel “Mengenal Jenis Asuransi Kesehatan”. Saat ini pada Askes Jenis Hospital Benefit (cashless dan pakai kartu) juga terbagi lagi atas 3 macam, seiring berkembangnya asuransi dan kebutuhan masyarakat, yaitu :

  1. Dengan inner limit dan Yearly limit (Batas Tahunan)
  2. Dengan inner limit tapi tanpa Yearly limit
  3. Tanpa inner limit tapi dengan Yearly limit

Sebagai contoh 1 Inner Limit & Yearly Limit, Plan C memberikan penggantian berupa: Baca lebih lanjut

Mengenal Jenis Asuransi Kesehatan

Asuransi-KesehatanKetika ada request ilustrasi dari calon nasabah, terutama tentang Askes. Tidak sedikit yang meminta manfaat yang sangat spesifik. Contohnya: Pak, saya mohon ilustrasi askes, pakai kartu, bisa dobel klaim, dan premi kembali. Ketika saya buatkan ilustrasi askes yang pakai fasilitas kartu dan menjelaskan bahwa ini tidak bisa dobel klaim, bisanya koordinasi manfaat. Trus sang calon nasabah ngasih informasi ke saya, “di asuransi ini bisa pak dobel klaim, premi bisa balik pula”. Dan setelah dicek ternyata Askes yang ditawarkan tersebut berjenis Cash Plan atau santunan harian.

Untuk lebih menambah pemahaman kita bersama tentang produk askes. Informasi dalam artikel berikut mencoba menjelaskan tentang macam atau jenis asuransi kesehatan yang banyak ditawarkan ke kita.

Ada dua jenis Asuransi Kesehatan:

1. Hospital Cash Plan

2. Hospital Benefit Baca lebih lanjut

Beberapa Catatan Tentang Asuransi Jiwa

Dari banyak artikel yang tersebar di internet mengenai pengalaman mencari asuransi termlife. Hampir sebagian besar berencana mengambil term life yang berjangka 20 tahun, bisa diperpanjang, plus rider bebas premi. Jadi manfaat yang diperoleh adalah proteksi jiwa dan pembebasan premi jika terkena sakit kritis/cacat total. Rata-rata tidak mengambil rider proteksi kecelakaan (ADD; Accident Death and Disability) dan penyakit kritis (CI; Critical Illness), dengan alasan akan berhati-hati dan berusaha menjaga kesehatan.

Saya pribadi sangat apresiatif terhadap fenomena ini. Saking apresiatifnya, saya menuliskan catatan ini.

Pertama, mengambil fitur bebas premi (waiver of premium) tapi tidak memproteksi diri dari penyebab bebas premi menunjukkan cara berpikir yang ganjil. Penyebab bebas premi dalam asuransi tersebut adalah sakit kritis dan atau cacat total. Dengan ditambahkannya rider tersebut, artinya kebanyakan orang menyadari bahwa kejadian sakit kritis atau cacat total mungkin terjadi pada dirinya. Namun anehnya, tidak melanjutkan kesadaran itu dengan memproteksi diri dari resiko-resiko yang mungkin terjadi tersebut. Baca lebih lanjut

Proteksi Penyakit Kritis. Perlukah?

Penyakit KritisCobalah sesekali tanya orang yang sekarang terkena stroke, apakah sebelumnya dia pernah menyangka akan terkena stroke?

Atau tanyalah orang yang sekarang harus menjalani cuci darah tiap minggu, apakah dulu ia pernah mengira akan mengalami gagal ginjal?

Ya, terkadang penyakit kritis datang seperti kecelakaan lalu lintas. Tiba-tiba dan tidak diduga. Vonis dokter terdengar seperti hantaman palu godam. Ya, karena yang bersangkutan mungkin merasa selama ini baik-baik saja. Ia ngantor tiap hari, bergaul dengan teman-temannya, bercengkrama dengan keluarganya, bahkan berolahraga secara rutin.

Penyakit kritis sebetulnya bisa dicegah. Tapi sebaik apa pun usaha kita, di zaman sekarang ini peluang keberhasilannya tidak akan 100 persen. Kita menerapkan gaya hidup sehat, lingkungan kita belum tentu mendukung. Setiap hari kita makan beraneka ragam hidangan dengan kandungan yang bermacam-macam, bergaul dengan teman-teman yang merokok, menghirup polusi udara, terjebak stres di perjalanan, terpapar sinar ultraviolet dari matahari, dan sebagainya. Semua itu terakumulasi sedikit demi sedikit dalam tubuh kita, dan masing-masing menyumbang peran bagi menurunnya tingkat kesehatan kita. Bisa jadi ujungnya adalah penyakit kritis yang kita tidak sangka-sangka itu. Bisa jadi juga tidak. Tapi satu yang patut disadari, munculnya salah satu dari penyakit kritis bukanlah hal yang mustahil.

“Saya sudah punya askes dari kantor.” Baca lebih lanjut