Tag Archives: Allisya Protection Plus

Prinsip Cara Kerja Unit Link

Asuransi Unitlink adalah produk yang unik dan menarik. Dimana manfaat proteksi asuransi dan investasi jadi satu. Tapi ada hal yang penting dari produk ini, yaitu memahami tentang cara kerjanya.  Dengan paham cara kerjanya, harapannya tidak akan terjadi kesalahpahaman di masa mendatang. Gambar dibawah ini bisa memberikan penjelasan yang gamblang tentang unit link:

cara-kerja-asuransi-unit-link-edited-new

Keterangan:
1. Premi yang dibayarkan terdiri dari 2 bagian, yaitu Premi Dasar dan Premi Top Up / Saver. Pada premi dasar akan dipotong biaya pemeliharaan polis (atau sering disebut biaya akuisisi). Pada umumnya besarnya biaya akuisisi akan berjenjang (semakin lama semakin menurun), selama 4-5 tahun. Besaran dan komposisi biaya akuisisi ini antar perusahaan akan berbeda. Fungsi biaya akuisisi pada asuransi unit link adalah untuk membiayai operasional perusahaan asuransi jiwa dan termasuk di dalamnya komisi agen asuransi. Sedangkan Premi Top Up / Saver tidak dikenakan biaya akuisisi dan langsung masuk membentuk Nilai Polis.

2. Pembayaran premi (baik premi dasar dan premi top up) akan membentuk Nilai Polis. Dan Nilai Polis yang terbentuk ini juga digunakan untuk pengeluaran biaya-biaya. Dan biaya-biaya ini akan dikenakan terus selama polis aktif. Secara umum apa saja?
– Biaya Asuransi. Yaitu biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan manfaat proteksi asuransi. Dalam asuransi syariah biaya asuransi ini disebut Tabarru’. Biaya ini dipotong setiap bulan. Semakin banyak jenis proteksi dan semakin besar manfaat yang kita ambil, maka semakin tinggi biaya yang dipotong. Dan secara umum biaya asuransi ini naik seiring usia.
– Biaya Administrasi Bulanan. Besarannya berbeda-beda antar produk dan antar perusahaan.
– Biaya Pengelolaan Investasi. Yaitu biaya untuk fee manager investasi

Baca Juga: Biaya-Biaya di Polis Tapro Allianz

3. Nilai polis yang terbentuk inilah yang akan dikelola atau diinvestasikan. Secara garis besar ada 3 pilihan jenis investasi:

* Berbasis Obligasi dan Kas
Diperuntukkan bagi profil nasabah yang risiko investasinya tidak fluktuatif, yakni yang tidak berani mengambil risiko lebih besar.  Low Risk, Low Return.

* Berbasis Campuran antara Saham dan Obligasi
Dipilih seseorang yang profil risikonya cukup berani. Tidak konservatif namun juga tidak agresif. Return agak tinggi, tapi risikonya agak kecil. Risiko menengah dengan hasil yang juga menengah.

* Berbasis Saham
Diperuntukkan bagi profil nasabah yang  berani berisiko dengan harapan return-nya yang tinggi. Dana tumbuh untuk antisipasi masa depan. Biasanya, nasabah mengambil untuk jangka waktu di atas 5 tahun. Jenis investasi ini bersifat High Risk, High Return.

4. Ketika berbicara investasi, maka tidak akan terlepas dari risiko imbal hasil yang fluktuatif karena kondisi ekonomi. Akan ada tiga kemungkinan, yaitu investasinya meningkat (saldonya positif), investasinya tetap (saldo tetap) atau investasinya merugi (saldo berkurang). Jika hasil investasi bernilai negatif/merugi, maka perusahaan asuransi jiwa biasanya akan meminta kita untuk melakukan penambahan dana (top up) supaya manfaat asuransinya tetap berjalan.  Selain itu, Nilai Polis ini juga bisa ditarik dananya, dan jika diambil maka ada konsekuensi berkurangnya saldo investasi.

5. Jika hasil investasi bernilai positif, maka akan menambah Nilai Polis dan dapat juga digunakan untuk memenuhi tujuan keuangan yang dikehendaki.

Demikian gambar dan penjelasan tentang Cara Kerja dari Asuransi Unit Link. Semoga bisa memberikan pencerahan. []

Iklan

Biaya Biaya Yang Ada Di Polis Asuransi Tapro Allianz

cost-and-benefitSebenarnya artikel ini sudah sedikit dijelaskan di artikel tentang Panduan Membandingkan Produk Unit Link.  Juga telah disinggung dalam artikel: Berapa Lama Masa Bayar Tapro? Tetapi saat ini akan lebih diperjelas lagi.

Hal yang penting dalam membeli produk asuransi, terutama unit link, adalah biaya-biaya yang ada di dalam produk tersebut. Apalagi bagi Anda yang hendak membeli produk Asuransi Syariah dimana prinsip transparansi harus diutamakan.

Berikut adalah biaya-biaya yang ada dalam Polis Asuransi Tapro Allianz (Allisya Protection Plus dan Smartlink Flexi Account Plus)

Pertama, Biaya Akuisisi atau Biaya Pengelolaan Baca lebih lanjut

Link Term: Rider Termlife dalam Unit Link. Pilihan Proteksi Asuransi Bernilai Miliaran

Termlife Banner

“Rider termlife menghasilkan nilai uang pertanggungan jiwa total yang lebih besar dengan nilai premi yang sama, atau nilai uang pertanggungan jiwa yang diinginkan bisa didapat dengan membayar premi yang lebih murah”

Di Allianz Rider Term Life memberikan tambahan UP (uang pertanggungan) selain yang ada pada Asuransi Dasar dan berlaku sampai usia 70 tahun. Rider Term Life dapat diambil dengan UP minimum separuh dari UP Dasar, maksimum 2 kali UP Dasar. Untuk mendapatkan gabungan UP jiwa yang maksimal dengan premi yang minimal, komposisinya adalah 1:2. Satu bagian UP Dasar banding dua bagian UP Term Life.

Dengan menambahkan rider Term Life, manfaat meninggal akan menjadi seperti ini:

– Jika peserta meninggal sebelum umur 70 tahun, yang diperoleh ahli warisnya adalah UP Dasar + UP Term Life + nilai investasi.

– Jika meninggal setelah umur 70 tahun, maka yang diperoleh ahli waris adalah UP Dasar + nilai investasi. Baca lebih lanjut

Mencegah Pencari Nafkah Dari Impoten Finansial dengan Asuransi

frustasiImpoten, sebuah kata yang sangat dihindari oleh para lelaki, terutama para suami. Impoten mengakibatkan frustasi, membuat yang berdaya menjadi tidak berdaya dan yang harmonis menjadi tidak harmonis. Namun, artikel ini tak akan membahas tentang impoten kelelakian, tetapi impoten finansial. Kewajiban seorang suami adalah memberikan nafkah kepada keluarga. Artinya seorang suami bertanggung jawab sebagai pencari nafkah dalam keluarganya.

Akan tetapi, dalam hidup ada banyak risiko yang berpotensi membuat pencari nafkah mengalami impoten finansial. Apa sajakah itu? Ya, tidak jauh dari hal-hal di bawah ini: Baca lebih lanjut

Asuransi Apa yang Anda Butuhkan?

insurance puzzleAsuransi sesuai arti harfiahnya adalah perlindungan atau proteksi, yaitu perlindungan dari kejadian yang tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan butuh biaya besar atau memiliki dampak keuangan yang besar.

Jika kejadian itu diinginkan, seperti melahirkan anak, pendidikan, perjalanan ibadah, dan pensiun, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau investasi.

Jika waktu kejadiannya dapat diketahui atau dapat direncanakan, seperti pendidikan, perjalanan ibadah, dan pensiun, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau investasi.

Jika kejadian itu tidak butuh biaya besar, seperti rawat jalan, rawat gigi, dan melahirkan, sebaiknya tidak dipersiapkan melalui asuransi, tapi melalui tabungan atau dana darurat.

Baca juga:

Hal-hal yang Sebaiknya Dipersiapkan Bukan Melalui Asuransi

Jadi, asuransi apa yang dibutuhkan oleh semua orang? Baca lebih lanjut