Category Archives: Asuransi syariah

Asuransi Allianz Syariah: Berasuransi Sekaligus Membantu Sesama

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi saya:

M. Ibnu Setiawan (Business Executive ASN)

HP/WA: 0857 2612 7497 | Email: m.ibnu.setiawan@gmail.com

Iklan

4 Risiko Hidup yang Membutuhkan Asuransi

Apa itu RSCM? Ini bukan nama rumah sakit terkenal itu. RSCM berarti singkatan dari Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, dan Meninggal dunia. Empat kejadian ini membutuhkan asuransi untuk menangani dampak keuangannya.

  1. Rawat inap. Termasuk ke sini adalah operasi atau pembedahan. Sakit jika belum sampai harus rawat inap atau pembedahan, belum membutuhkan biaya besar jadi masih bisa ditanggung sendiri.
  2. Sakit kritis. Punya asuransi utk rawat inap saja tidak akan cukup jika kejadiannya penyakit kritis, yaitu golongan penyakit berat dan berbiaya besar seperti kanker, jantung koroner, stroke, gagal ginjal, tumor otak. Sakit kritis pun dapat menimbulkan hilangnya kemampuan bekerja, padahal biaya hidup harus terus dipenuhi.
  3. Cacat tetap. Cacat tetap dapat disebabkan sakit atau kecelakaan, dan akibatnya menimbulkan hilangnya kemampuan produktif, padahal biaya hidup terus berjalan.
  4. Meninggal dunia. Jika terjadi pada pencari nafkah dalam keluarga, maka keluarga tsb akan kehilangan sumber penghasilan. Dan terjadi pada siapa pun, minimal butuh uang utk biaya pemakaman serta tradisi budaya/agama yang menyertainya.

Mengapa RSCM? Karena empat kejadian ini memiliki 3 kesamaan sekaligus, yaitu:

  1. Kejadiannya TIDAK DIINGINKAN;
  2. Waktunya TIDAK DAPAT DIKETAHUI;
  3. Butuh BIAYA BESAR.

Itulah tiga kriteria dibutuhkannya asuransi. Baca lebih lanjut

Ikut Asuransi Syariah Harus Ikhlas

Ikut asuransi syariah harus ikhlas. Jika tidak ikhlas, anda akan merasa rugi dan kecewa. Saat tidak ada klaim, anda akan merasa uang yang anda keluarkan terbuang sia-sia. Jika anda ikut asuransi yang ada investasinya (unitlink), anda akan kecewa ketika melihat perkembangan investasinya tidak sesuai harapan.

Ikut asuransi syariah harus ikhlas. Jika anda tidak melakukan klaim, berarti anda baik-baik saja, sehat walafiat tidak mengalami suatu musibah apa pun. Bukankah ini yang anda harapkan?

Ikut asuransi syariah harus ikhlas. Jika anda tidak klaim, sesungguhnya uang anda telah dipakai oleh para nasabah lain yang melakukan klaim. Uang anda telah membantu mereka yang mengalami sakit, kecelakaan, ataupun musibah lainnya. Bukankah itu berarti anda telah berbuat baik?

Ikut asuransi syariah harus ikhlas. Tidak untung tidak apa-apa dan tidak perlu kecewa, karena asuransi sama sekali bukan untuk mencari keuntungan. Asuransi dimaksudkan untuk menghindari atau mengurangi kerugian dalam segi keuangan.

Ikut asuransi syariah harus ikhlas. Cara untuk ikhlas adalah meniatkan ikut asuransi dengan tujuan yang benar. Apa tujuan yang benar ikut asuransi? Ialah untuk proteksi atau perlindungan keuangan dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, yang waktunya tidak dapat diprediksi , dan anda akan merasa berat jika harus menanggungnya sendirian. Dengan ikut asuransi, kejadian-kejadian yang memberatkan keuangan itu ditanggung secara bersama-sama sehingga menjadi lebih ringan.

Ikut asuransi syariah harus ikhlas. Baik anda ikut asuransi murni maupun ikut asuransi yang ada investasinya (unitlink), dua-duanya anda harus ikhlas. Ikut asuransi murni berarti anda telah merelakan uang premi yang anda setor tidak akan kembali sepeser pun kepada anda alias “hangus”. Ikut asuransi unitlink berarti anda telah merelakan sebagian dari uang premi anda dipotong untuk membiayai sisi asuransinya, yang ini pun “hangus” juga.

Ikut asuransi syariah harus ikhlas. Dengan ikut asuransi syariah berarti anda telah merelakan uang premi anda sebagai donasi (sedekah, hibah) untuk membantu para peserta lain. Itu artinya uang yang diniatkan sebagai donasi harus anda ikhlaskan dan tidak layak anda mengharapkan uang itu kembali.

Ikut asuransi syariah harus ikhlas. Premi atau biaya yang kita bayar memang tidak kembali dan itu dapat dianggap sebagai kerugian. Tapi itu adalah kerugian kecil yang terukur untuk menghindari kerugian besar yang tidak terukur. Premi itu kerugian kecil, karena nilainya mungkin hanya beberapa ratus ribu sampai beberapa juta tiap bulan, dan terukur karena hanya sekitar 5 sd 10% dari penghasilan kita. Sedangkan musibah yang mungkin terjadi adalah kerugian besar karena nilainya bisa puluhan juta, ratusan juta, bahkan miliaran, dan tidak terukur karena bisa berkali-kali lipat dari penghasilan kita, bahkan bisa menghabiskan seluruh aset kita, bahkan bisa membuat kita terjerembab ke dalam utang yang besar.

Ikut asuransi syariah harus ikhlas. Ikut asuransi bukan seperti ikut arisan yang sudah pasti tiap orang dapat giliran. Justru setiap orang berharap tidak usah kena giliran, biar orang lain saja. Jadi, bersyukurlah kalau anda tidak mendapatkan klaim dari asuransi, karena itu berarti anda baik-baik saja. []

Sumber Artikel disini, dengan beberapa perubahan

Untuk konsultasi mengenai asuransi syariah, silakan menghubungi saya.

M. Ibnu Setiawan (Business Executive ASN)

HP/WA: 0857-2612-7497 | Email: m.ibnu.setiawan@gmail.com 

 

Allianz Syariah Raih Penghargaan “The Best Islamic Life Insurance 2017” Pada Ajang Karim Award 2017

Allianz Life Indonesia cabang Syariah kembali meraih penghargaan “The Best Islamic Life Insurance” untuk kategori unit usaha syariah asuransi jiwa dengan aset 700 miliar sd 5 triliun, pada ajang Karim Award 2017. Penghargaan ini merupakan hasil komitmen Allianz yang senantiasa memberikan proteksi asuransi berbasis syariah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Pencapaian ini merupakan hasil penilaian Karim Consulting Indonesia berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit periode 31 Desember 2015 sd 31 Desember 2016 serta lampiran data keuangan lainnya, dengan menilai faktor pertumbuhan vertikal (tambahan kontribusi netto) dan pertumbuhan horisontal (tambahan market share).

Sumber berita: ASN News Flash edisi Juni 2017.

***

Ingin konsultasi produk Allianz Syariah secara gratis? Silakan menghubungi saya:

M. Ibnu Setiawan [Business Executive ASN]

HP/WA: 0857 2612 7497 | Email: m.ibnu.setiawan@gmail.com |

Allianz Menawarkan Konsep Kebutuhan Proteksi Bukan Ilustrasi Investasi

proteksi-di-unit-link

Begitu banyak sekali perusahaan asuransi yang ada di Indonesia  dengan berbagai macam produk dan keunggulannya, sehingga membuat calon nasabah bingung dalam memilih proteksi yang sesuai dengan kebutuhannya. Dan produk yang paling laku di pasar saat ini adalah asuransi unit link. Entah mengapa unit link laku terjual di pasaran? Mungkin hal ini disebabkan oleh sebagian para tenaga pemasar asuransi  yang begitu gencar mempromosikan hasil investasi pada sebuah ilustrasi yang mereka tawarkan, sehingga  membuat tertarik para calon nasabah untuk membeli asuransi unit link, dengan alasan uang premi yang disetorkan tidak hangus dan  akan kembali modal (Break Event Point) dalam 10 tahun atau 20 tahun. Atau mungkin juga karena karakter kebanyakan orang di masyarakat kita yang tidak ingin rugi dalam berasuransi.

Mengapa Allianz?

Allianz banyak mengajarkan saya bahwa asuransi sebenarnya adalah sebuah proteksi bukan investasi. Baca lebih lanjut