Category Archives: Asuransi Unit Link

2 Pilihan Produk Asuransi Kesehatan Syariah dari Allianz

Pendahuluan

asuransi-syariah-aasiSering saya mendapat pertanyaan dari calon nasabah, “Mas, ada asuransi kesehatan?”

Tentunya ada, sesuai tajuk blog ini yaitu Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah. Setelah itu biasanya saya tanya balik, “Mau asuransi kesehatan yang murni atau unit-link?”

Jika calon nasabah sudah mempelajari produknya di blog ini, mereka akan langsung menjawab dengan jelas. Tapi mereka yang belum mempelajarinya akan bertanya, “Apa bedanya? Bisa dijelaskan?”

Tentunya bisa. Tinggal apakah mau penjelasan yang pendek atau yang panjang.

Penjelasan pendek: “Asuransi kesehatan yang murni nama produknya Allisya Care, tanpa investasi, bayar preminya tahunan saja, dan bisa menyertakan anggota keluarga dalam satu polis. Sedangkan asuransi kesehatan yang unit-link nama produknya Hospital and Surgical Care + (HSC+), rider pada unit-link Tapro Allisya Protection Plus, ada investasinya, ada asuransi jiwanya, bayar preminya bisa bulanan, dan satu polis hanya bisa untuk satu orang. ” Baca lebih lanjut

Iklan

Mengubah Unitlink Menjadi YRT (Yearly Renewable Term)

yearly and 5 year term

yrt-n-level-premium

Unit-link adalah produk asuransi yang terdiri dari dua unsur, yaitu asuransi jiwa dan investasi. Dua unsur ini ditautkan (linked) sehingga disebut unit-link.

Unsur investasi pada unit-link memiliki karakteristik yang sama dengan reksadana (mutual fund). Sedangkan unsur asuransi jiwa pada unit link adalah YRT (Yearly Renewable Term), yaitu term-life tahunan bergaransi perpanjangan. Dikatakan term-life tahunan, karena biaya asuransi ditetapkan hanya untuk satu tahun dan akan berbeda untuk tahun berikutnya. Metode ini disebut actual premium.

Pada term-life yang berjangka waktu beberapa tahun (5, 10, 15, atau 20 tahun), premi merupakan hasil perata-rataan dari biaya tiap tahun dibagi jumlah tahun. Oleh karena itu, premi di paruh pertama masa kontrak  akan lebih tinggi dari biaya aktualnya, dan di paruh kedua masa kontrak akan lebih rendah dari biaya aktualnya. Metode ini disebut level premium. Baca lebih lanjut

Link Term: Rider Termlife dalam Unit Link. Pilihan Proteksi Asuransi Bernilai Miliaran

Termlife Banner

“Rider termlife menghasilkan nilai uang pertanggungan jiwa total yang lebih besar dengan nilai premi yang sama, atau nilai uang pertanggungan jiwa yang diinginkan bisa didapat dengan membayar premi yang lebih murah”

Di Allianz Rider Term Life memberikan tambahan UP (uang pertanggungan) selain yang ada pada Asuransi Dasar dan berlaku sampai usia 70 tahun. Rider Term Life dapat diambil dengan UP minimum separuh dari UP Dasar, maksimum 2 kali UP Dasar. Untuk mendapatkan gabungan UP jiwa yang maksimal dengan premi yang minimal, komposisinya adalah 1:2. Satu bagian UP Dasar banding dua bagian UP Term Life.

Dengan menambahkan rider Term Life, manfaat meninggal akan menjadi seperti ini:

– Jika peserta meninggal sebelum umur 70 tahun, yang diperoleh ahli warisnya adalah UP Dasar + UP Term Life + nilai investasi.

– Jika meninggal setelah umur 70 tahun, maka yang diperoleh ahli waris adalah UP Dasar + nilai investasi. Baca lebih lanjut

Kinerja Unit Link Allianz Syariah Tahun 2015

investasi bertumbuhMembahas investasi memanglah sangat mengasyikkan. Terlebih lagi melihat angka-angka yang semakin lama semakin besar, tentunya akan semakin membuat sumringah dan tersenyum lebar. Nah, kali ini kami akan membahas tentang kinerja unit link Allianz Syariah, terutama membahas Allisya Rupiah Equity Fund. Bagaimana kinerjanya selama tahun 2015? Penasaran?? Baca sampai selesai ya 😀 Baca lebih lanjut

Ambil Asuransi Unit Link untuk investasi? Untuk Dana Pendidikan, Pensiun, Naik Haji?? Dipikir ulang deh..

insurance+investment

Banyak agen asuransi menawarkan produk unit-link dengan iming-iming investasi. Tahun kesekian dapat uang sekian, uangnya bisa dipakai untuk pendidikan anak, bisa dipakai pensiun, bisa untuk naik haji, dsb.

Benarkah demikian? Belum tentu. Belum tentu berarti: bisa jadi ya, bisa jadi tidak. Kenyataannya akan tergantung banyak hal. Dengan kata lain, investasi itu tidak dijamin.

Dan terkait dengan pekerjaan sebagai agen asuransi, menjual sesuatu yang tidak dijamin itu akan tidak menenangkan. Padahal asuransi itu sendiri sesuai pengertian harfiahnya adalah proteksi, perlindungan, atau jaminan. Jadi, agen asuransi mestinya menjual sesuatu yang bisa memberikan perlindungan bagi nasabahnya. Baca lebih lanjut