Category Archives: Asuransi Termlife

Mengubah Unitlink Menjadi YRT (Yearly Renewable Term)

yearly and 5 year term

yrt-n-level-premium

Unit-link adalah produk asuransi yang terdiri dari dua unsur, yaitu asuransi jiwa dan investasi. Dua unsur ini ditautkan (linked) sehingga disebut unit-link.

Unsur investasi pada unit-link memiliki karakteristik yang sama dengan reksadana (mutual fund). Sedangkan unsur asuransi jiwa pada unit link adalah YRT (Yearly Renewable Term), yaitu term-life tahunan bergaransi perpanjangan. Dikatakan term-life tahunan, karena biaya asuransi ditetapkan hanya untuk satu tahun dan akan berbeda untuk tahun berikutnya. Metode ini disebut actual premium.

Pada term-life yang berjangka waktu beberapa tahun (5, 10, 15, atau 20 tahun), premi merupakan hasil perata-rataan dari biaya tiap tahun dibagi jumlah tahun. Oleh karena itu, premi di paruh pertama masa kontrak  akan lebih tinggi dari biaya aktualnya, dan di paruh kedua masa kontrak akan lebih rendah dari biaya aktualnya. Metode ini disebut level premium. Baca lebih lanjut

Iklan

Link Term: Rider Termlife dalam Unit Link. Pilihan Proteksi Asuransi Bernilai Miliaran

Termlife Banner

“Rider termlife menghasilkan nilai uang pertanggungan jiwa total yang lebih besar dengan nilai premi yang sama, atau nilai uang pertanggungan jiwa yang diinginkan bisa didapat dengan membayar premi yang lebih murah”

Di Allianz Rider Term Life memberikan tambahan UP (uang pertanggungan) selain yang ada pada Asuransi Dasar dan berlaku sampai usia 70 tahun. Rider Term Life dapat diambil dengan UP minimum separuh dari UP Dasar, maksimum 2 kali UP Dasar. Untuk mendapatkan gabungan UP jiwa yang maksimal dengan premi yang minimal, komposisinya adalah 1:2. Satu bagian UP Dasar banding dua bagian UP Term Life.

Dengan menambahkan rider Term Life, manfaat meninggal akan menjadi seperti ini:

– Jika peserta meninggal sebelum umur 70 tahun, yang diperoleh ahli warisnya adalah UP Dasar + UP Term Life + nilai investasi.

– Jika meninggal setelah umur 70 tahun, maka yang diperoleh ahli waris adalah UP Dasar + nilai investasi. Baca lebih lanjut

Asuransi Di Usia 40 Tahun

Life begin at 40Ada apa dengan Usia 40 Tahun?

Anda pasti pernah mendengar kata pepatah terkenal yang berbunyi hidup baru dimulai pada usia 40 tahun. Usia 40 tahun memang unik dan sering dimaknai berbeda dengan usia lainnya. Pertanyaan ini semakin mengemuka ketika dapatkan fakta bahwa usia Nabi Muhammad SAW saat diutus adalah 40 tahun. Tentu ini bukanlah sebuah kebetulan yang tanpa makna. 40 tahun merupakan suatu fase usia yang disebut secara khusus dalam Al-Qur’an di Al-Ahqaaf:15, yang artinya

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orangtuanya, ibunya yang mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah pula. Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. Sehingga apabila Ia dewasa dan umurnya sampai 40 tahun Ia berdoa “ Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shaleh yang engkau ridhai: Berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang orang yang berserah diri. “ (QS. Al-Ahqaaf:15).

Di banyak negara dan instansi usia 40 tahun menjadi persyaratan untuk menduduki jabatan tertentu yang strategis. Seperti kepala negara, direktur dan sebagainya. Masyarakat sendiri baru cenderung mengakui prestasi seseorang secara mantap tatkala orang itu berusia 40 tahun. Presiden Soekarno menjadi presiden pada usia 44 tahun, Soeharto menjadi presiden saat 46 tahun, John F Kennedy 44 tahun, Bill Clinton 46 tahun, Toni Blair menjadi Perdana Menteri Inggris juga pada usia 44 tahun. Baca lebih lanjut

Unit Link, antara Investasi atau Proteksi

insurance-vs-investmentMasyarakat Indonesia saat ini sedikit demi sedikit mulai peduli akan fungsi asuransi untuk proteksi finansial. Meski masih tertinggal jauh dengan negara tetangga. Namun, ada kontroversi yang paling mencolok yaitu sorotan terhadap asuransi berjenis unit link. Asuransi ini merupakan produk perkembangan terkini, asuransi yang berkait dengan investasi. Selintas lalu, hal ini nampak menguntungkan. Akan tetapi dengan perkembangan informasi yang cepat. Terjadilah kubu pro dan kontra terhadap produk ini. Bagaimana kita sebagai masyarakat umum mencoba bersikap??

Perbandingan Asuransi Unit Link dengan Asuransi Tradisional

Mari kita contohkan dengan ilustrasi dibawah ini:

Pria 30 tahun, tidak merokok, karyawan middle management yang mampu menyisihkan dana sebesar Rp 525.000,00 perbulannya untuk perencanaan keuangan masa depannya. Dengan dana yang ada ini ia ingin memiliki proteksi jiwa sebesar Rp 1.5 Miliar. Produk mana yang harus dipilihnya? Baca lebih lanjut

Cerita Pengalaman Mencari Produk Asuransi Murni Berjangka (Termlife) Berakad Syariah

familyAsuransi, kalo kata itu terdengar di telinga saya, yang pertama terpikirkan adalah asuransi kesehatan. Karena saya berada di keluarga yang background-nya pegawai kantor bumn, produk asuransi yang sangat friendly adalah askes. Keduanya adalah asuransi pendidikan, karena ayah saya dulu ketika kami anak-anaknya masih kecil, pernah ikut asuransi pendidikan untuk rencana biaya pendidikan saya dan adik-adik saya. Ya dua asuransi itulah yang saya tau.

Seiring berjalannya waktu hingga akhirnya berkeluarga, saya mulai belajar tentang perencanaan keuangan. Saya akui saya sangat terlambat untuk belajar ilmu ini. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. 🙂

Dari awal saya sudah menyebut kata asuransi. Ya, ada apa dengan asuransi? Asuransi adalah salah satu hal yang penting dalam perencanaan keuangan, karena dengan asuransi kita berikhtiar mengelola resiko dalam hidup. Asuransi buat saya itu seperti punya Back UP Plan untuk pencapaian Tujuan Keuangan di masa depan. Jadi, perannya penting sekali. Baca lebih lanjut