Asuransi Di Usia 40 Tahun

Life begin at 40Ada apa dengan Usia 40 Tahun?

Anda pasti pernah mendengar kata pepatah terkenal yang berbunyi hidup baru dimulai pada usia 40 tahun. Usia 40 tahun memang unik dan sering dimaknai berbeda dengan usia lainnya. Pertanyaan ini semakin mengemuka ketika dapatkan fakta bahwa usia Nabi Muhammad SAW saat diutus adalah 40 tahun. Tentu ini bukanlah sebuah kebetulan yang tanpa makna. 40 tahun merupakan suatu fase usia yang disebut secara khusus dalam Al-Qur’an di Al-Ahqaaf:15, yang artinya

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orangtuanya, ibunya yang mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah pula. Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. Sehingga apabila Ia dewasa dan umurnya sampai 40 tahun Ia berdoa “ Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shaleh yang engkau ridhai: Berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang orang yang berserah diri. “ (QS. Al-Ahqaaf:15).

Di banyak negara dan instansi usia 40 tahun menjadi persyaratan untuk menduduki jabatan tertentu yang strategis. Seperti kepala negara, direktur dan sebagainya. Masyarakat sendiri baru cenderung mengakui prestasi seseorang secara mantap tatkala orang itu berusia 40 tahun. Presiden Soekarno menjadi presiden pada usia 44 tahun, Soeharto menjadi presiden saat 46 tahun, John F Kennedy 44 tahun, Bill Clinton 46 tahun, Toni Blair menjadi Perdana Menteri Inggris juga pada usia 44 tahun.

Asuransi dan usia 40 Tahun

Pada artikel sebelumnya: Punya Asuransi Gak Perlu Nunggu Butuh dan Gak Perlu Nunggu Momentum, bisa dibilang punya asuransi itu harus segera, gak perlu nunggu kejadian apapun. Tidak perlu menunggu usia tertentu dan kondisi tertentu. Karena resiko hidup tidak ada yang tahu. Lebih muda lebih baik. Lalu bagaimana dengan berasuransi di usia 40 tahun? Jika Anda sudah punya asuransi ketika usia 20 atau 30 tahunan, sudah waktunya Anda untuk mereview lagi kebutuhan asuransi Anda. Jika Anda masih belum punya proteksi asuransi, segeralah punya. Agar keluarga yang Anda cintai segera punya proteksi penghasilan keluarga.

Di Allianz sendiri, juga menspesialkan usia 40 tahun ini pada tabel tes medisnya. Mulai Januari 2015, Allianz Life Indonesia menerapkan tabel tes medis baru yang memungkinkan nasabah usia 40 tahun ke bawah tidak perlu melakukan pemeriksaan kesehatan jika mengambil UP (uang pertanggungan) jiwa tidak melebihi 1,6 miliar. Sebelumnya, batasan non medical test adalah UP jiwa 1,2 miliar. Sehingga di usia 40 tahun pun bisa memiliki proteksi asuransi dengan UP yang cukup besar. Ketentuan ini berlaku untuk calon nasabah yang sehat tanpa riwayat sakit. Jika ada riwayat sakit, tetap ada kemungkinan diminta tes medis berapa pun UP-nya. Selengkapnya tentang tabel medical Allianz klik disini.

Buat yang penasaran, berapa sih premi asuransi Tapro Allianz Syariah di usia 40 tahun? Berikut ilustrasinya:

Ilustrasi Manfaat UP jiwa 1,6 M tanpa rider

Ilustrasi Manfaat UP jiwa 1,6 M tanpa rider

Keterangan:

  1. Jika meninggal dunia sebelum mencapai usia 70 tahun, ahli waris memperoleh 1,6 miliar.
  2. Jika meninggal dunia setelah usia 70 tahun dan sebelum usia 100 tahun, ahli waris memperoleh 600 juta.

Premi 875 ribu per bulan, manfaat UP 1,6 miliar, untuk pria 40 tahun. (Jika anda harus mengumpulkan sendiri untuk menyiapkan warisan sebesar 1,6 miliar kepada keluarga yang anda sayangi, dengan dana 875 ribu tiap bulan akan butuh waktu > 1.800 bulan atau sekitar 150 tahun).

up16m-lengkap-usia40

Ilustrasi Manfaat UP jiwa 1,6 M dengan rider ADDB, TPD, Ci100, dan Payor benefit

Keterangan:

  1. Jika meninggal dunia sebelum usia 100 tahun, ahli waris memperoleh 1,6 miliar (UP dasar)
  2. Jika meninggal dunia karena kecelakaan sebelum usia 65 tahun, ahli waris memperoleh 3,2 miliar. Ini adalah manfaat UP dasar + rider ADDB.
  3. Jika mengalami kecelakaan yang menimbulkan cacat tetap sebelum usia 65 tahun, diperoleh maksimal sebesar 1,6 miliar (tergantung persentase cacat). (Rider ADDB)
  4. Jika mengalami cacat tetap total (dua tangan, dua kaki, dua mata, atau kombinasi, atau kehilangan kemandirian hidup), diperoleh 1,6 miliar. (Rider TPD)
  5. Jika mengalami 1 dari 100 kondisi penyakit kritis sebelum usia 100 tahun, diperoleh maksimal 1,6 miliar, tergantung tahapan penyakitnya. (Rider Ci100)
  6. Tersedia fasilitas bebas premi jika penyakit kritis dialami di tahap lanjut atau cacat tetap total. (Rider Payor Benefit)

Premi 3,2 juta per bulan, total manfaat proteksi lebih dari 6,4 miliar, untuk pria 40 tahun. (Jika anda harus mengumpulkan sendiri uang 6,4 miliar dengan nabung 3,2 juta per bulan, dibutuhkan waktu 2 ribu bulan alias 160 tahun).

Nah, jika Anda butuh proteksi besar, namun terkendala usia yang tidak lagi muda, dan tidak ingin mengikuti tes medis untuk pengajuan asuransi jiwa?? Allianz sudah menjawab kebutuhan Anda!

Sila kontak nomor dibawah ini:

M.Ibnu Setiawan | HP/WA: 085726127497 | BBM 5748E6A0 | Email: m.ibnu.setiawan@gmail.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s