Dimana Sebaiknya Kita Menyimpan Buku Polis Asuransi??

polis tapro allisyaBagi sebuah keluarga, polis asuransi jiwa bisa menjadi sebuah lentera yang menerangi dikala masa berkabung, di saat terjadi musibah terhadap tulang punggung keluarga.

Dan salah satu syarat untuk mencairkan klaim polis asuransi adalah menyertakan buku polis yang asli. Tanpa ini, akan sangat menyulitkan bagi keluarga yang ditinggalkan atau khususnya bagi ahli waris untuk mendapatkan manfaatnya.

Trus karena kedudukannya yang sangat penting ini, dimanakah kita seharusnya menyimpan buku polis? Satu yang tercetus di pikiran, SDB (Safe Deposit Box) di bank. Apa iya sebaiknya disimpan disitu? Ternyata menurut para perencana keuangan malah sebaiknya jangan. Lho kenapa? KENAPA JANGAN SIMPAN POLIS ASURANSI DI DALAM SDB? Karena ketika ahli waris hendak membuka SDB tersebut prosedurnya akan cukup panjang, terutama apabila SDB tersebut hanya bisa diakses oleh tertanggung saja. Dikhawatirkan masa berlaku pengajuan klaim bisa habis dan akhirnya tidak bisa mencairkan manfaat asuransi.

Sebaiknya kumpulkan polis asuransi yang dipunya di dalam sebuah tempat yang mudah dijangkau dan aman dari resiko kebakaran dan basah seperti tempat lembab, hujan, dan banjir. Dan satu hal lagi yang terpenting: BERITAHUKAN KEPADA KELUARGA DAN AHLI WARIS, bahwa Anda punya polis asuransi, dimana Anda menyimpannya buku polis yang asli. Juga memberitahukan apa yang mesti dilakukan, dan siapa yang mesti dikontak, apabila terjadi sebuah resiko terhadap Anda sebagai tulang punggung keluarga.

Semoga artikel ini ada manfaatnya 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s